Basecamp Danau Danau Puncak Jaya

Opsi Rute Perjalanan dan Jalur Pendakian Puncak Jaya atau Carstensz Pyramid

Bicara tentang Papua, mungkin banyak orang yang langsung teringat dengan Raja Ampat. Padahal, Papua juga memiliki keindahan alam lainnya seperti rangkaian Pegunungan Jayawijaya dan Pegunungan Sudirman yang dipisahkan oleh Lembah Baliem (baca juga: Festival Lembah Baliem, Time Travel ke Masa Perang Suku). Bahkan salah satu puncaknya yaitu Puncak Jaya (Carstensz Pyramid) termasuk kedalam daftar tujuh puncak gunung tertinggi didunia dari tujuh benua atau World’s Seven Summits. Namun tingkat kunjungan kesana masih belum optimal dikarenakan kurangnya akses informasi. Karena itu dalam artikel kali ini Penjelajah akan mengupas opsi rute perjalanan menuju Puncak Jaya serta jalur pendakian yang wajib diketahui oleh pendaki.

Rangkaian Pegunungan Jayawijaya dan Sudirman terbentuk akibat tabrakan lempeng Australia dan lempeng Pasifik. Ia memiliki sejumlah puncak yaitu Puncak Carstensz Timur (4400 mdpl), Puncak Yamin (4535 mdpl), Puncak Idenberg (4673 mdpl), Puncak Trikora (4730 mdpl), Puncak Mandala (4760 mdpl), dan Puncak Jaya atau Carstensz Pyramid (4884 mdpl).

Puncak Jaya merupakan puncak gunung tertinggi yang ada diantara pegunungan Himalaya dan Andes. Dalam daftar Seven Summits, Puncak Jaya mewakili benua Oceania dan untuk mendakinya dibutuhkan kemampuan panjat tebing. Banyak yang mengira bahwa Puncak Jaya merupakan puncak tertinggi dari pegunungan Jayawijaya. Namun nyatanya ia termasuk kedalam rangkaian pegunungan Sudirman.

Bentang Pegunungan Sudirman dan Jayawijaya di Papua
Bentang Pegunungan Sudirman dan Jayawijaya di Papua
(Ronald. G. Petocz: Conservation and Development in Irian Jaya)

Oleh dunia internasional puncak gunung ini mungkin lebih dikenal sebagai Carstensz Pyramid karena pertama kali ditemukan oleh Jan Carstensz, seorang penjelajah Belanda di tahun 1623. Akan tetapi karena tingkat kesulitannya, Puncak Jaya baru dapat didaki pada tahun 1962, dalam sebuah ekspedisi yang dipimpin oleh pendaki Austria, Heinrich Harrer.

 
Salju Abadi di Puncak Jaya (Carstensz Pyramid)

Hal menarik yang bisa Sobat Penjelajah temui dari Puncak Jaya adalah adanya salju abadi. Sejumlah glacier tropis yang menghiasi Puncak Jaya adalah Meren Glacier, Carstensz Glacier dan Northwall Firn. Meskipun keberadaannya disinyalir mulai menyusut dan tak lagi abadi, salju di Puncak Jaya ini tetap menjadi daya tarik. Ia adalah satu dari tiga glacier tropis (padang salju tropis) yang terdapat di dunia. Glacier tropis lainnya berada di wilayah pegunungan Andes Amerika Selatan yaitu Peru dan Equador, serta di wilayah Afrika Timur yaitu Gunung Kenya, Gunung Kilimanjaro, dan Ruwenzori.

Wilayah Sebaran Glacier Tropis di Dunia
Wilayah Sebaran Glacier Tropis di Dunia
(Randolph Glacier Inventory via mdpi.com)
 
Opsi Rute Perjalanan Menuju Puncak Jaya
1. Rute Perjalanan via PT Freeport Indonesia

Perjalanan menuju Carstensz melewati kawasan pertambangan PT Freeport Indonesia ini sangat cepat dan hanya memakan waktu hitungan jam saja. Pertama-tama Sobat Penjelajah menuju ke Timika. Dari Timika dilanjutkan dengan naik mobil selama dua jam ke Tembagapura. Setelah itu naik trem menuju Grasberg dan dilanjutkan dengan naik mobil selama 20 menit menuju Bali Dump. Bali Dump ini merupakan batas akhir wilayah PT Freeport Indonesia. Terakhir, jalan kaki selama kurang lebih dua jam dari Bali Dump untuk sampai di Basecamp Danau-Danau.

Akan tetapi jalur ini berisiko bagi kesehatan. Ketinggian Timika hanya beberapa ratus meter diatas permukaan laut sementara Basecamp Danau-Danau berada di ketinggian 4261 mdpl. Perubahan ketinggian yang dialami secara mendadak bisa memicu Accute Mountain Sickness (AMS). Pendaki disarankan untuk melakukan aklimatisasi dengan melakukan perjalanan secara bertahap.

 
2. Rute Perjalanan via Sugapa
Kondisi Jalan Utama di Sugapa
Kondisi Jalan Utama di Sugapa
(Foto via monkeystale.ca)

Jika jalur Freeport hanya memakan waktu beberapa jam, lain halnya dengan jalur Sugapa. Perjalanan menuju Puncak Jaya via Sugapa akan memakan waktu berhari-hari. Lebih tidak berisiko karena perubahan ketinggian dialami secara perlahan, namun memakan biaya yang lebih besar. Akan tetapi hal ini pastinya akan terbayar dengan indahnya pemandangan dan petualangan alam liar ala Jurassic Park yang bisa dinikmati selama perjalanan.

Melintasi Hutan Ala Jurassic Park di Papua
Melintasi Hutan Ala Jurassic Park di Papua
(Foto via monkeystale.ca)

Sugapa merupakan salah satu Kecamatan atau Distrik yang juga merupakan ibukota dari Kabupaten Intan Jaya. Kabupaten Intan Jaya sendiri memiliki 8 Distrik dan 97 Desa atau Kampung. Sugapa sebenarnya memiliki potensi destinasi wisata tersendiri karena potensi alamnya. Kawasan ini dikelilingi oleh Pegunungan Bula Pigu, Mbulu-Bulu Pigu, dan Jogo Pigu. Terdapat pula dua lembah yaitu Lembah Dugindoga dan Lembah Kemadoga. Selain itu terdapat sumber air panas, sungai bergaram, serta sungai yang bisa dimanfaatkan untuk olahraga arung jeram seperti Sungai Wabu dan Dogabu.

Untuk mendaki Carstensz via Sugapa, pertama-tama Sobat Penjelajah perlu menempuh perjalanan menuju Timika atau Nabire. Baru kemudian dilanjutkan dengan menggunakan pesawat perintis menuju Bandara Bilogai di Kelurahan Bilogai, Distrik Sugapa. Hal ini karena belum ada jalur darat menuju distrik tersebut. Setelah itu Sobat Penjelajah bisa memilih melanjutkan perjalanan melalui Ugimba atau Soagama.

 
Puncak Jaya via Ugimba

Secara administratif, Puncak Jaya terletak di Distrik Ugimba, masih di Kabupaten Intan Jaya. Perjalanan menuju Ugimba dari Sugapa bukan hal yang mudah. Diperlukan waktu berjam-jam berjalan kaki naik-turun bukit serta menuruni lembah yang dilintasi Sungai Kemabu yang deras. Darisana perjalanan terus dilanjutkan hingga nantinya sampai di New Zealand Pass. Setelah itu dibutuhkan waktu setengah hari dari New Zealand Pass untuk mencapai Basecamp Danau-Danau.

Berjalan Menembus Hutan Papua
Berjalan Menembus Hutan Papua
(Foto via monkeystale.ca)
 
Puncak Jaya via Soagama

Apabila Sobat Penjelajah memilih jalur ini, dari Sugapa kamu perlu naik mobil atau motor lalu berjalan kaki ke Desa Soagama di Distrik Hitadipa. Dari Soagama perjalanan dilanjutkan ke Camp Zambusiga yang terletak di ketinggian 2181 mdpl kemudian Camp Inda Tsiga (3222 mdpl), Ebay Camp (3580 mdpl), Nasidome Camp (3726 mdpl), New Zealand Pass, dan akhirnya Basecamp Danau-Danau (4261 mdpl).

 
3. Rute Perjalanan via Ilaga

Gerbang kedua menuju Carstensz selain via Sugapa di Kabupaten Intan Jaya adalah melalui Ilaga di Kabupaten Puncak. Kabupaten Puncak ini merupakan hasil pemekaran Kabupaten Puncak Jaya dan terletak di sebelah timur Kabupaten Indah Jaya. Kabupaten Puncak terdiri dari 25 Kecamatan atau Distrik dan 206 Desa atau Kampung dengan Ilaga sebagai Ibu Kotanya. Berada di ketinggian 2286 mdpl menjadikannya distrik tertinggi di Indonesia. Untuk mencapainya, Sobat Penjelajah perlu menaiki pesawat kecil dari Timika atau Nabire ke Bandara Ilaga selama 25 menit. Jumlah penerbangan menuju Ilaga biasanya mencapai setidaknya 20 kali per hari, tergantung dengan kondisi cuaca dan ketersediaan armada.

Situasi di Bandara Ilaga
Situasi di Bandara Ilaga
(Foto via darinholic.com)

Dari Ilaga dilanjutkan berjalan kaki melewati Desa Pinapa lalu menembus hutan untuk kemudian sampai di Danau Larson, Danau Biru, New Zealand Pass, lalu akhirnya sampai di Basecamp Danau-Danau. Total perjalanan diperkirakan mencapai enam hari perjalanan dari Ilaga.

 
4. Rute Perjalanan Jika Menggunakan Helikopter

Opsi terakhir ini paling mudah karena untuk perizinannya tidak serumit jalur Freeport dan tidak perlu berjalan jauh berhari-hari menembus pekatnya hutan Papua seperti pada jalur Sugapa atau Ilaga. Akan tetapi opsi ini masih jarang digunakan karena biayanya yang sangat mahal. Pertama-tama tentunya kita harus mencapai Papua terlebih dahulu lalu melanjutkan perjalanan menuju kota Enarotali atau Timika. Darisana bisa menggunakan helikopter untuk kemudian turun di Yellow Valley atau Lembah Kuning, suatu area yang berada setelah Basecamp Danau-Danau.

 
Peta Infrastruktur Papua

Untuk memudahkan Sobat Penjelajah, berikut kami tampilkan peta infrastruktur Papua dari Kementerian Pekerjaan Umum. Didalam peta ini terdapat tanda infrastruktur apa saja yang sudah tersedia di wilayah Papua (seperti jalan, bandara, pangkalan helikopter) serta kami tambahkan info arah umum jalur perjalanan menuju Carstensz Pyramid. Jika Sobat Penjelajah memiliki peta yang lebih baru, jangan sungkan untuk share di sini ya!

Peta Infrastruktur Papua dan Ilustrasi Rute Perjalanan Menuju Puncak Jaya dari Jalur Freeport, Sugapa, dan Ilaga
Ilustrasi Rute Perjalanan Menuju Puncak Jaya dari Jalur Freeport, Sugapa, dan Ilaga
(Peta Infrastruktur Papua Milik Kementerian Pekerjaan Umum)
 
Jalur Pendakian Menuju Puncak Jaya
Yellow Valley atau Lembah Kuning
Yellow Valley atau Lembah Kuning
(Foto via donibrahimovic.wordpress.com)

Di Basecamp Danau-Danau biasanya pendaki tinggal sejenak untuk aklimatisasi atau penyesuaian kondisi tubuh terhadap ketinggian selama beberapa hari. Dari Basecamp Danau-Danau pendaki menuju kearah Yellow Valley atau Lembah Kuning. Normalnya, pendakian dari Lembah Kuning menuju puncak menghabiskan waktu sekitar delapan jam pulang pergi. Akan tetapi kondisi alam merupakan sesuatu yang tidak dapat diprediksi. Berikut adalah gambaran rute pendakian menuju puncak Carstensz:

Setelah Lembah Kuning, pendaki akan melewati tempat yang dinamakan teras 1, 2, dan 3, kemudian Teras Besar. Lokasi ini disebut Teras Besar karena memiliki area terbuka yang cukup luas. Setelah itu dilanjutkan dengan memanjat tebing vertikal menuju Summit Ridge.

Tebing Menjulang yang Harus Dipanjat Sebelum Mencapai Summit Ridge
Tebing Menjulang yang Harus Dipanjat Sebelum Mencapai Summit Ridge
(Foto via donibrahimovic.wordpress.com)

Lalu pendakian dilanjutkan dengan melewati jurang yang perlu diseberangi dengan teknik Tyrolean sepanjang 20 meter. Dilanjutkan dengan adanya dua lagi celah selebar 5-10 meter. Setelah itu, jika beruntung, barulah Sobat Penjelajah sampai ke Puncak Carstensz Pyramid.

Tyrolean Traverse di Puncak Jaya
Tyrolean Traverse di Puncak Jaya
(via monkeystale.ca)
 

Bagaimana? Sudah cukup lengkap kan Sobat? Begitulah informasi opsi rute perjalanan dan jalur pendakian menuju Puncak Jaya. Jangan lupa untuk subscribe untuk mendapatkan info notifikasi artikel kami selanjutnya. Atau jika kamu memang petualang sejati, ayo bergabung komunitas kami dengan menjadi kontributor untuk berbagi cerita petualanganmu ya!

 
Posting tulisan kamu sebagai kontributor Penjelajah. Pastikan kamu register dulu ya.
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments