Sungai Hitam di Nunukan, Kalimantan Utara, dekat perbatasan Indonesia - Malaysia

Sungai Hitam: Sungai Perbatasan yang Mengagumkan

Jika biasanya kamu melihat sungai mengalir jernih dengan dasar yang terlihat, ada yang berbeda dengan sungai yang berada di Kalimantan Utara ini. Tepatnya di Desa Tabur Lestari, Kecamatan Seimenggaris, Kabupaten Nunukan. Sungai satu ini memiliki warna hitam sehingga dinamakan sebagai Sungai Hitam.

Foto utama: instagram.com/kurniawanhidayat901

Sungai Hitam memiliki air dengan warna yang sangat hitam. Bahkan, karena warna hitamnya yang pekat, jika kamu datang kesini, kamu tidak dapat memperkirakan seberapa dalam sungai tersebut. Tertarik menjelajah ke perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan? Simak ulasan berikut.

 
Sungai Jernih Berwarna Hitam

Jika dilihat, air yang mengalir di Sungai Hitam ini memang benar – benar berwarna hitam. Tapi, cobalah kamu mendekat ke tepi sungai dan mengambil air tersebut dengan tangan yang tertangkup. Kamu akan melihat bahwa air Sungai Hitam ternyata sangat bening.

Sungai Air Hitam yang terletak di Nunukan, Kalimantan Utara ini memiliki air yang sebenarnya bening namun terlihat berwarna hitam
Sungai Air Hitam yang terletak di Nunukan, Kalimantan Utara ini memiliki air yang sebenarnya bening namun terlihat berwarna hitam

Foto: Kompas.com

Orang – orang sekitar mengatakan bahwa warna hitam pada Sungai Hitam berasal dari warna batu bara. Kabarnya, aliran air di Sungai Hitam ini berasal dari sebuah mata air yang  berlokasi di lokasi batuan batubara. Dan tidak jauh dari mata air tersebut memang terdapat tambang batu bara yang cukup besar.

Akan tetapi, penyebab tersebut masih berupa dugaan karena sampai saat ini masih belum ada penelitian yang dilakukan untuk mengetahui kandungan yang ada pada air Sungai Hitam atau apakah benar mata air sungai ini merupakan batuan batubara.

 
Dua Kolam Besar di Hulu

Mata air Sungai Hitam ini sendiri adalah dua buah kolam besar. Tapi, selain dari mata air ini, air Sungai Hitam juga berasal dari aliran air sungai lain yang hulunya ada di kawasan hutan dataran tinggi.

Kolam pertama memiliki ukuran sekitar 15 meter persegi. Air di kolam ini cukup tenang dengan kedalaman yang lumayan. Jika kamu melongok ke arah kolam, kamu hanya akan melihat warna hitam pekat saja.

Sekitar 10 meter dari kolam pertama, kamu akan menemukan batu yang melandai sekitar 1 meter dengan ketinggian yang berbeda. Batu ini mengarah ke kolam kedua.

Sungai Hitam di Kalimantan Utara, dekat perbatasan Indonesia – Malaysia

Foto: Kompas.com

Kolam kedua memiliki luas sekitar 20 x 30 meter dengan kedalaman yang bervariasi. Beberapa bagian kolam cukup dangkal dengan kedalaman sekitar 30 centimeter. Sementara di bagian lain kolam ada yang berupa palung yang cukup dalam.

Para pengunjung biasanya datang dan menikmati wisata Sungai Hitam di kolam kedua ini. Mulai dari berenang atau sekadar merendamkan kaki ke air sungai. Dari kolam kedua, air Sungai Hitam mengalir turun dan membuat sekitar 7 undakan. Masing – masing undakan memiliki tinggi sekitar setengah hingga satu meter.

7 undakan air di Sungai Hitam, Nunukan, Kalimantan Utara
7 undakan air di Sungai Hitam, Nunukan, Kalimantan Utara

Foto: Kompas.com

Kamu yang senang berfoto selfie dapat menjadikan undakan ini sebagai latar belakang foto. Atau kamu juga bisa mengambil foto pemandangannya saja. Pemandangan di undakan ini sangat cantik saat tertangkap kamera.

 
Cara Menuju Sungai Hitam

Sungai Hitam berada di daerah perbatasan dua negara, yaitu Indonesia dan Malaysia. Akses jalan ke tempat ini memang cukup sulit. Hampir tidak ada kendaraan reguler yang melayani perjalanan ke rute Sungai Hitam.

 
1. Kabupaten Nunukan ke Dermaga Sebakis,
Kec. Seimenggaris: Menyeberang dengan Speedboat

Jika kamu memang berencana untuk datang ke Sungai Hitam, kamu benar – benar harus berniat melakukan penjelajahan alam liar sejak awal, kemudian kamu juga perlu menyiapkan uang yang cukup dan memilih bersabar selama perjalanan. Dari Kabupaten Nunukan, kamu bisa menyeberang ke Dermaga Sebakis di Kecamatan Seimenggaris dengan menggunakan speedboat. Speedboat ini dapat kamu charter atau sewa agar perjalanan kamu bisa lebih singkat.

Jika menggunakan speedboat reguler, biaya yang dibutuhkan tentu saja cenderung lebih rendah. Tapi kamu harus sabar menunggu hingga sekitar 3 – 5 jam hingga penumpang penuh baru kemudian speedboat tersebut berangkat. Kalau penumpang tidak juga penuh, maka perjalanan bisa ditunda hingga keesokan harinya.

Bayangkan apa yang bisa kamu lakukan selama waktu menunggu tersebut?

 
2. Dermaga Sebakis ke Lokasi Sungai Hitam: Naik Ojek

Setelah turun dari speedboat, kamu tidak akan langsung sampai di lokasi Sungai Hitam. Kamu masih harus menggunakan transportasi lain seperti ojek untuk menuju lokasi Sungai Hitam di perbatasan Indonesia dengan Malaysia.

 
Menginap di Rumah Warga, Belum Ada Penginapan di Sekitar Sungai Hitam

Jangan khawatir, penduduk di dekat Sungai Hitam cukup ramah kepada pengunjung yang datang. Kamu yang berencana menginap pun bisa bertanya kepada warga dan meminta izin untuk menginap. Karena di sekitar Sungai Hitam masih sangat jarang penginapan apalagi hotel.

 

Perjalanan menuju Sungai Hitam memang cukup menantang. Namun, begitu kamu sampai disana, seluruh lelah kamu akan terasa terbayar lunas dengan keindahan yang disajikan di Sungai Hitam.

Namun demikian, Penjelajah belum berhasil mendapatkan informasi yang valid apakah di Sungai Hitam terdapat buaya atau tidak. Sebab mengingat sungai-sungai di Kalimantan umumnya tergolong sungai yang masih liar dan merupakan habitat buaya. Pastikan kamu berdiskusi terlebih dahulu dan mematuhi saran dari masyarakat setempat sebelum kamu nyebur ke sungai ya. Bagaimana apa kamu tertantang? Selamat menjelajah alam liar!

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments