Bayi naik pesawat - Penjelajah

Syarat dan Ketentuan Traveling Membawa Bayi Naik Pesawat

Kehadiran bayi sebagai anggota keluarga baru tentu sangat membahagiakan. Seiring berlalunya waktu, ada kalanya kita ingin membawa bayi bepergian. Entah sekedar mengunjungi saudara ataupun traveling keluar kota untuk menikmati suasana alam yang segar. Untuk Mama yang ingin membawa bayi naik pesawat, berikut Penulis rangkumkan syarat dan ketentuannya dari 5 maskapai populer di Indonesia (Lion Group, Sriwijaya Air, Citilink, Garuda Indonesia, dan Air Asia).

Foto Utama : backcountrypilot.org

 
Kategori Bayi Menurut Maskapai

Bayi umumnya didefinisikan sebagai anak dengan usia kurang dari dua tahun.

Ketentuan Tarif untuk Bayi

Bayi yang belum mengambil tempat duduk sendiri umumnya dikenakan tarif sekitar 10-20% dari tarif penumpang dewasa. Sriwijaya Air dan Citilink memberikan tarif paling rendah yaitu sekitar 10% dari tarif penumpang dewasa. Sementara Garuda Indonesia dan Lion Group menetapkan tarif sekitar 20% dari penumpang dewasa.

Ketentuan Usia Minimal Bayi Naik Pesawat

Masing-masing maskapai penerbangan memiliki standar tersendiri terkait usia minimal kapan bayi boleh naik pesawat. Usia bayi termuda yang bisa dibawa adalah diatas 2 hari atau 48 jam dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Adapun Citilink menetapkan batas usia paling tinggi yaitu minimal bayi berusia 21 hari atau 3 minggu. Meski begitu Penulis menyarankan Mama untuk tetap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak serta meminta surat keterangan sehat darinya untuk berjaga-jaga apabila diminta oleh pihak maskapai. Selain itu perlu diketahui juga, bahwa pada kondisi tertentu, orang tua terkadang diminta untuk mengisi dan menandatangani Form of Indemnity yang menyatakan bahwa orang tua membebaskan pihak maskapai dari pertanggungjawaban apabila terjadi sesuatu terhadap bayi selama penerbangan.

Ketentuan Bagasi Pesawat

Perlu diingat bahwa keperluan bayi sangatlah banyak sehingga otomatis akan menambah bobot dan volume barang yang kita bawa. Umumnya bayi tidak mendapat jatah bagasi sendiri sehingga akan sangat menguntungkan apabila kita memilih maskapai yang menawarkan jatah bagasi gratis yang besar. Beberapa maskapai seperti Sriwijaya Air dan Citilink bahkan membolehkan orangtua membawa kereta bayi tanpa dikenakan biaya. Akan tetapi, jika ingin membawa cabin stroller, jangan lupa untuk memperhatikan bobot dan ukuran dimensi maksimal yang bisa dibawa masuk kedalam kabin pesawat. Pilih kereta bayi atau stroller yang ringkas, mudah dibuka tutup, dan ringan.

Ketentuan Batas Maksimal Cairan yang Bisa Dibawa

Batas maksimal cairan yang diperbolehkan dalam masing-masing kontainer adalah 100 ml dengan total keseluruhan cairan tidak boleh melebihi 1 liter. Apabila Mama ingin membawa bubur bayi atau susu formula untuk berjaga-jaga maka bawalah secukupnya dengan tidak melebihi volume diatas. Air panas untuk membuat susu formula selama di perjalanan juga bisa didapatkan nanti diatas pesawat.

 

Untuk memudahkan Mama, berikut Penulis rangkumkan perbandingan ketentuan antar maskapai untuk bayi naik pesawat. Akan tetapi, sebagai catatan, ketentuan dibawah ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung keputusan masing-masing maskapai. Mama bisa membuka halaman Terms and Conditions dari masing-masing maskapai untuk informasi lebih lanjut:

No Maskapai Ketentuan Maskapai untuk Traveling Membawa Bayi
Usia Minimal Bayi Bagasi Gratis Bagasi Kabin Tarif
1 Lion GROUP 3 hari Tidak ada bagasi gratis untuk kelas ekonomi. Maksimal bobot 7 kg. Dimensi bawaan maksimal: Lion & Batik: 40 x 30 x 20 cm. Wings Air: 35 x 30 x 20 cm. Sekitar 20% tarif dewasa
2 Sriwijaya Air 7 hari Ya. Ekonomi: 15 kg, Eksekutif: 25 kg Kereta bayi diangkut tanpa biaya. Maksimal bobot 7 kg. Dimensi bawaan maksimal: 58 x 46 x 23 cm. Sekitar 10% tarif dewasa
3 Citilink 21 hari atau 3 minggu Ya. Gratis sampai dengan 20 kg. Kereta bayi diangkut tanpa biaya. Maksimal bobot 7 kg. Dimensi bawaan maksimal: 56 x 36 x 23 cm atau 41 x 34 x 17 cm (tergantung tipe pesawat). Sekitar 10% tarif dewasa
4 Garuda Indonesia Diatas 2 hari (lebih dari 48 jam) Ya. Maksimal 20 kg untuk penerbangan domestik kelas ekonomi. Maksimal bobot 7 kg. Dimensi bawaan maksimal: 58 x 46 x 23 cm atau 41 x 34 x 17cm (tergantung tipe pesawat). Sekitar 20% tarif dewasa
5 Air Asia 9 hari Ya. Gratis sampai dengan 15 kg untuk penerbangan domestik. Maksimal bobot 7 kg. Dimensi bawaan maksimal: 56 x 36 x 23 cm
 
Gambar Rangkuman Perbandingan Ketentuan Maskapai Untuk Bayi Naik Pesawat
Gambar Rangkuman Perbandingan Ketentuan Maskapai Untuk Bayi Naik Pesawat
 
Hal Lain yang Perlu Diketahui
Tekanan Udara

Perubahan tekanan udara dapat menyakiti telinga bayi. Sebaiknya Mama membawa earmuff dan jangan lupa untuk memasangkannya ke telinga bayi pada saat take off dan landing. Apabila tidak membawa earmuff, sebaiknya berikan asi atau susu formula pada bayi.

Bassinet

Demi kenyamanan bayi, apabila ingin melakukan penerbangan jarak jauh sebaiknya Mama memilih kursi pada area bagian depan pesawat yang dapat dilengkapi dengan baby bassinet. Jangan lupa untuk menghubungi pihak maskapai untuk memastikan bassinet tersedia. Bobot bayi maksimal yang dapat ditopang bassinet adalah 9 kg.

Baby Bassinet
Baby Bassinet (via garuda-indonesia.com)
 

Bagaimana Mama.? Sudah cukup lengkap kan informasinya.? Apabila masih ada yang kurang, tambahkan di kolom komentar ya! Semoga perjalanannya menyenangkan 🙂

Penjelajah Logo  PENJELAJAH COMMUNITY
Subscribe & Gabung Komunitas Penjelajah, yuk!

Subscribe untuk menerima notifikasi kabar terbaru, info promo, dan lainnya melalui email. Pastikan kamu juga registrasi untuk bergabung dan berbagi info serta cerita petualangan dengan sesama petualang lainnya di Penjelajah Community!

Invalid email address
Kami tidak akan mengirimkan spam. Kamu dapat unsubscribe kapan saja.
Loading...

Tinggalkan Balasan