5 Gunung di Sekitar Jawa yang Cocok untuk Pemula

Indonesia memiliki banyak gunung dengan pemandangan yang indah. Indonesia juga terkenal sebagai negara dengan gunung-gunung api aktif (volcano) yang banyak dan jarang ditemui di negara lain. Namun, masih banyak penduduk Indonesia sendiri yang tidak pernah mendaki gunung dan menikmati pemandangan indah tersebut secara langsung.

Bagi kamu yang belum pernah mendaki gunung tetapi berniat untuk mendaki, berikut Penjelajah rangkum 5 gunung di sekitar Pulau Jawa yang cocok untuk pendaki pemula. Cekidot!

 

1. GUNUNG PAPANDAYAN
Gunung Papandayan
Gunung Papandayan, Jawa Barat, Indonesia

Gunung Papandayan merupakan gunung api aktif yang terletak di Garut, Jawa Barat. Memiliki ketinggian 2.665 meter di atas permukaan laut (mdpl), gunung ini sangat cocok untuk kamu yang baru pertama kali mendaki gunung. Pendakian Papandayan hanya membutuhkan waktu tempuh yang singkat yaitu 4-6 jam saja dengan berjalan santai, sangat cocok bagi pemula. Jalur atau medan pendakian yang dilalui juga tidak terlalu sulit. Dan bonusnya, pemandangan yang indah. Selain itu, di gunung ini juga telah tersedia toilet yang sangat memudahkan pendaki dalam menuntaskan ‘hasrat’-nya, terutama untuk pendaki pemula yang tidak terbiasa ber-toilet di alam. Di titik start pendakian di kawasan parkir dan juga di area camping Pondok Salada telah terdapat warung makanan yang buka 24 jam, sangat memudahkan pendaki pemula dan keluarga.

Namun demikian, tetap harus menjadi catatan bagi pendaki pemula bahwa gunung ini masih dikenal dengan udaranya yang cukup dingin, jadi jangan lupa membawa jaket tebal, kantong tidur (sleeping bag), dan perlengkapan yang memadai. Selain itu, Gunung Papandayan juga merupakan gunung api aktif yang memiliki kawah, tetap hati-hati ketika melintasi kawah, jangan masuk ke area yang dilarang dan tetap lah waspada.

Berencana mendaki Papandayan? Jangan lupa untuk mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk peralatan dan budget yang memadai. Untuk izin pendakian Papandayan, saat ini dapat dilakukan langsung di loket masuk Gunung Papandayan dengan membayar tiket masuk dan tarif yang sesuai dengan lama pendakianmu.

 

2. GUNUNG PANCAR
Gunung ini adalah salah satu gunung bagi pemula yang terdekat dengan Jakarta. Bagi kamu yang ingin mendaki gunung tapi tidak punya banyak waktu luang, Gunung Pancar menjadi pilihan yang tepat. Meskipun tidak ada pemandangan dari puncak, pemandangan hutan pinus di Gunung Pancar dengan udaranya yang sejuk mampu menghilangkan kelelahan dan menghabiskan akhir pekan dengan menyenangkan.

Gunung Pancar berlokasi di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Gunung yang hanya memiliki ketinggian 800 mdpl ini tentunya mempunyai jalur yang mudah. Para wisatawan juga dapat camping di sini. Selain itu, terdapat pula fasilitas berkuda, sepeda, dan pemandian air panas. Gunung Pancar juga sangat cocok untuk berwisata bersama keluarga.
 
3. GUNUNG MANGLAYANG
Gunung Manglayang, Bandung
Gunung Manglayang, Bandung, Indonesia
Gunung ini berlokasi sangat dekat dengan pusat Kota Bandung, yaitu terletak di perbatasan antara Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Dengan ketinggian yang hanya 1.818 mdpl, Gunung Manglayang menjadi salah satu destinasi yang dituju bagi pendaki pemula di sekitar Bandung.

Gunung Manglayang dapat didaki pulang-pergi hanya dalam waktu sehari saja, sangat tepat bagi kamu yang tidak punya banyak waktu, atau sekedar ingin cari suasana dan berolahraga di gunung yang dekat dari kota. Hanya butuh waktu 3 jam bagi pemula untuk sampai ke puncak Manglayang. Jika ingin menikmati suasana gunung dengan bermalam, kamu dapat juga camping di area camping ground Batu Kuda yang memiliki hutan pinus yang sejuk, indah, dan lebih dekat dengan Kota Bandung, atau bisa juga di bumi perkemahan Kiarapayung yang dekat dengan jalur masuk Jatinangor. 
 
4. GUNUNG PRAU
Gunung Prau

Pemandangan Gunung Prau, Dieng, Jawa Tengah

Gunung Prau terletak di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Saat ini Gunung Prau sangat populer di kalangan generasi milenial, terutama yang tinggal di sekitar Jawa Tengah. Track pendakian yang mudah dengan ketinggian Gunung Prau yang tidak terlalu tinggi (2.565 m), membuat pendakian dapat dilakukan hanya dengan waktu tempuh 2-3 jam.

Suguhan pemandangan bukit yang indah ala Teletubies dan panorama sunrise yang menakjubkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pendaki Gunung Prau. Pilih lah waktu pendakian yang tepat jika kamu tidak ingin keindahan pemandangan Prau terhambat oleh kabut atau hujan.

 

5. GUNUNG BROMO
Gunung Bromo
Gunung Bromo, Indonesia

Lokasi Gunung Bromo melingkupi empat kabupaten yaitu Probolinggo, Lumajang, Malang, dan Pasuruan. Gunung yang masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TNBTS) ini memiliki ketinggian 2.329 mdpl.

Terdapat empat pintu masuk ke Gunung Bromo yaitu:

  1. Wonokitri, Kabupaten Pasuruan
    Merupakan akses favorit bagi para wisatawan karena sangat mudah dengan kondisi jalan yang bagus.
  2. Pintu masuk Bromo via Probolinggo, Kabupaten Probolinggo
    Jika masuk melalui pintu masuk ini, kamu akan mudah menemukan akomodasi penginapan, hotel, maupun homestay. Sebagian besar fasilitas penginapan di area Bromo terdapat di Kabupaten Probolinggo.
  3. Pintu masuk Bromo via Malang, Kabupaten Malang
    Sangat pas jika kamu ingin sekalian berwisata ke Malang dan Batu.
  4. Pintu masuk Bromo via Lumajang, Kabupaten Lumajang<
    Termasuk jalur dengan akses yang cukup sulit, namun memiliki pemandangan yang sangat indah.

Banyaknya fasilitas pendukung di Gunung Bromo ini memberikan kemudahan para pendaki pemula. Terdapatnya penyewaan mobil Jeep yang dapat mengantar hingga ke destinasi-destinasi wisata utama di Gunung Bromo juga dapat menjadi alternatif yang mampu mempersingkat perjalanan kamu jika tidak sabar untuk segera melihat pemandangan di Puncak Bromo tanpa lama mendaki.

Itulah 5 gunung di sekitar Jawa yang cocok untuk para pendaki pemula. Ingat, sebelum mendaki gunung ketahui lah pengetahuan dasar dalam pendakian gunung, selalu membawa perlengkapan dan perbekalan yang memadai, pastikan kondisi kamu dalam keadaan sehat dan lakukan persiapan fisik, minimal lakukan lah berjalan kaki dengan jarak yang lebih jauh daripada yang biasa kamu lakukan. Patuhi juga aturan yang berlaku dan etika lingkungan hidup ketika mendaki, jangan sampai demi kesenangan pribadi lalu kita merusak kelestarian alam.

 
 

Tinggalkan Balasan