Membuat api unggun di gunung dengan aman

Tips Membuat Api Unggun di Gunung dengan Aman

SurveyTime - alternatif pendapatan bagi petualang dan traveler

Musim kemarau seringkali disebut sebagai musim para pendaki atau wisatawan untuk mengunjungi gunung. Pada musim ini, kondisi kering sangat beresiko terjadi kebakaran. Api unggun menjadi salah satu dugaan terkuat penyebab kebakaran hutan di gunung akibat kelalaian pendaki. Untuk mencegah kebakaran hutan, berikut informasi yang bisa kamu simak.

Tiga Unsur yang Dapat Menimbulkan Api

Saat kamu berada di alam liar, kemungkinan terjadinya kebakaran hutan bisa saja terjadi. Biasanya hal ini disebabkan oleh keteledoran pendaki. Karena itu, untuk membuat api unggun yang aman, kamu perlu tahu dulu, apa saja unsur – unsur yang dapat menimbulkan api.

a. Unsur Pemicu Api atau Panas

Unsur pemicu api atau panas dapat diperoleh dari obor, puntung rokok yang masih menyala, api unggun atau dapur arang. Unsur ini biasanya muncul karena keteledoran para pendaki. Dan saat unsur panas bertemu dengan unsur lainnya, maka kebakaran bisa terjadi.

b. Bahan Bakar

Selain bahan bakar cair unsur bahan bakar ini dapat tercipta dari dedaunan kering dan ranting yang tertumpuk pada musim kemarau. Meskipun ketebalan dari tumpukan daun dan ranting kering pada setiap hutan berbeda, kamu perlu berhati-hati supaya tidak menambahkan unsur panas pada tumpukan itu agar tidak terjadi kebakaran hutan.

c. Oksigen

Ketiga adalah oksigen. Di hutan yang luas dan bebas, jumlah oksigen sangat melimpah. Hal tersebut mempengaruhi nyala api semakin besar dan sukar dipadamkan.

Tips Membuat Api Unggun yang Baik dan Benar
Menghangatkan diri di depan api unggun
Menghangatkan diri di depan api unggun

Setelah mengetahui apa saja unsur yang dapat menimbulkan kebakaran hutan, maka kamu perlu tahu bagaimana cara untuk membuat api unggun yang baik dan benar agar tetap aman.

1. Buat Api Unggun Saat Sangat Dibutuhkan atau Darurat Saja

Buatlah api unggun hanya untuk keadaan darurat, seperti saat kamu merasa kedinginan dan membutuhkan panas. Apabila tidak begitu membutuhkan api unggun atau hanya membutuhkan sumber panas untuk memasak air, kamu bisa menggunakan kompor atau dapur buatan yang tidak memerlukan banyak bahan bakar.

2. Buat di Lokasi yang Tepat

Buat lah api unggun pada lokasi yang tepat, yaitu di tempat terbuka yang teksturnya kering dan datarannya rata. Apabila pada lokasi tersebut terdapat rumput, maka cabut rumput di area yang dibutuhkan untuk api unggun. Untuk keamaan tenda dan perlengkapan, buatlah api unggun tidak terlalu dekat dengan tenda. Pastikan tempat yang kamu gunakan untuk api unggun tidak terlalu dekat dengan tumpukan daun dan ranting kering.

3. Jangan Menggunakan Bahan Bakar Cair

Kamu bisa mengganti bahan bakar cair dengan bahan bakar padat berupa dedauan dan ranting kering. Gunakanlah dengan bijak, ingat untuk tidak menggunakan ranting atau daun yang masih menempel pada pohon. Karena, itu termasuk perusakan lingkungan, daun dan ranting basah tidak bisa digunakan sebagai bahan bakar. Menggunakan bahan bakar cair sangat memicu terjadinya kebakaran hutan karena sifatnya yang mudah terbakar dan tahan lama.

4. Buat Api Kecil

Buat lah api unggun sesuai keperluan dan sebaiknya hanya menggunakan api kecil saja. Api unggun dengan api kecil akan lebih mudah dipadamkan. Selain itu, untuk membuat api unggun kecil, bahan bakar yang diperlukan juga tidak terlalu banyak.

5. Jangan Lupa Padamkan Api

Setelah selesai menggunakan api unggun, jangan lupa untuk memadamkan api. Ada beberapa cara memadamkan api yang bisa kamu gunakan.

Yang pertama dengan memisahkan benda yang mudah terbakar dan uraikan api unggun supaya mudah untuk mematikan bara api kecil. Kedua, Anda bisa menggunakan air dengan menyiramkan pada bara kecil api unggun tadi supaya benar-benar mati. Dan ketiga, dengan melakukan isolasi atau penutupan sumber oksigen. Kamu bisa melakukan isolasi dengan menimbun api unggun menggunakan tanah atau pasir. Pastikan api unggun sudah benar-benar dalam kondisi mati, sebelum kamu beranjak pergi.

Prinsipnya, nyalakan api unggun sampai benar- benar menyala dan matikan api unggun sampai benar-benar mati. Kita semua bertanggung jawab terhadap kelestarian alam. Itulah hal yang perlu diketahui untuk membuat dan memadamkan api unggun agar tidak terjadi kebakaran hutan.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments